Meniru Hidup Sehat ala Rasul

Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR Muslim). Ya, hanya dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan berbagai aktivitas di dunia ini dengan sempurna. Rasulullah SAW pun pribadi yang sangat menjaga kesehatan. Menurut riwayat, Rasullulah SAW tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari.
Nah, bagaimana agar seluruh anggota keluarga kita senantiasa sehat seperti Rasulullah SAW? Ini dia resep sehat ala Rasulullah SAW:

1. Bangun dan Mandi Sebelum Subuh

Rasul selalu bangun sebelum subuh, mandi, shalat sunah kemudian shalat fardhu (subuh) berjamaah. Mandi pagi sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit, sangat baik untuk kesehatan. Air sejuk yang meresap ke badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Waktu shalat subuh disunatkan bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Ini mencegah sakit kepala atau migrain. Ahli-ahli sains menemukan beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yang tidak dipenuhi darah.

Dengan bersujud, darah mengalir ke ruang tersebut. Selain itu, kesegaran udara subuh bagus bagi kesehatan. Misal untuk terapi penyakit TBC, memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.

2. Menjaga Kebersihan

Rasul senantiasa rapi dan bersih. Tiap Kamis atau Jumat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. Mandi pada hari Jumat wajib bagi setiap orang dewasa (laki-laki). Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman (HR Muslim).

3. Menjaga Pola Makan

Sabda Rasul: “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak” (Muttafaq Alaih). Dalam tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga benda: sepertiga udara, sepertiga air dan sepertiga lainnya makanan. Puasa sunah adalah salah satu cara untuk menyeimbangkan kesehatan.

Soal pola makan, Nabi pernah mencegah makan ikan bersama susu karena cepat memicu penyakit. Konon ilmuwan menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan ikan mengandung ion-, dimana jika bertemu akan terjadi reaksi biokimia yang merusak usus. Rasulullah SAW selalu minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Nabi juga mengajar makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.
Ahli saintis menemukan bahwa enzim banyak terkandung di celah jari-jari.

4. Gemar Berjalan Kaki

Rasul selalu berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dll. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.

5.Tidak Pemarah

Nasihat Rasulullah: “jangan marah” diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah: mengubah posisi, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring. Lalu membaca ta’awwudz (a’udzubillahiminasy-syaithonirrajiim), karena marah itu dari setan. Segeralah wudhu dan shalat dua rakaat agar tenang.

6. Shalat Malam

Shalat tahajud dapat memperkuat ketahanan tubuh, karena ketenangan hidup yang diperoleh menyebabkan terjadinya keseimbangan tubuh.[] kholda

sumber : http://www.mediaumat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: