Upin dan Ipin: Film Animasi Anak-anak yang Islami

Alhamdulillah ada juga film kartun anak-anak yang Islami, yaitu Upin dan Ipin. Film ini cukup bagus dengan menggunakan animasi yang didesain dengan komputer.

Topik ceritanya cukup bagus dan Islami. Di antaranya tentang shalat Taraweh, Puasa, Zakat, Salam, dan sebagainya. Dibanding dengan film sejenis dari Barat atau pun Jepang yang sering mengumbar kekerasan dan pamer aurat, jelas film ini sangat baik untuk mendidik akhlak anak kita sehingga bisa hidup sesuai ajaran Islam.

UPINDANIPIN

Film  yang diputar di TPI pada pukul 9:30 itu. Selain sesuai dengan ajaran Islam juga budaya Melayu terasa kental.

Film ini dibuat oleh Hj. Burhanuddin Bin Md Radzi dkk dari Malaysia.

Website Upin dan Ipin:

http://www.upindanipin.com.my

Filmnya cukup menghibur, ada yang lucunya dan juga yang menyeramkannya. Kualitas animasi cukup bagus. Cerita di awal juga lumayan. Tapi terganggu dengan akhir cerita.

Biasanya film Upin dan Ipin versi televisi yang cuma 5 menit itu mengambil cerita seperti kehidupan nyata. Yah, yang menghibur dari kegiatan sehari-hari lah. Ngga ada unsur supranatural atau yang aneh-aneh gitu lah.

Dalam film versi layar lebar ini, akhir cerita yang mengikutsertakan unsur ga jelas, malah mengurangi keasyikan awal cerita. Binatang jejadian yang menyeramkan dan berasal dari dunia lain, sepertinya ngga cocok buat film ini. Padahal, kalo misalnya dibikin binatang jejadian dari orang yang menyamar mungkin akan lebih menarik. Kalo yang seperti film ini, agak susah juga menjaga image film Upin dan Ipin versi layar kaca yang serba nyata.

Btw aniwe, filmnya cukup menghibur dan menyeronokkan kata anak-anak saya. Bahkan mereka minta diajak nonton lagi. Gile kali ye, masih kecil sudah jadi sufi (suka film red.). Ortunya aja jarang ke bioskop, masa anaknya sering. He he he.

Buat yang di Indonesia, tunggu aja DVD nya sebelum bisa nonton filmnya. Atau datang aja deh ke Malaysia, kan sudah murah tuh tiket pesawatnya.

http://www.schoolofuniverse.com/2009/02/upin-dan-ipin/

Upin dan Ipin 2

untuk seri ke 2 ini, pelajaran puasanya agak lebih serius. Seperti, bagaimana kita tahu akan mulai berpuasa. Seperti biasa si kembar dikerjain oleh Kak Ros, mereka melek hingga tengah malam karena ingin melihat anak bulan sebagai pertanda mulai puasa.

Atau ketika si kembar ipin&upin bertanya, kenapa cekgu (guru) jasmin tidak mau puasa. Untuk menjawab pertanyaan ini, opah menyerahkan jawabannya ke Kak Ros dan dijawab dengan cukup diplomatis. “iyelah, kite perempuan nie istimewa sikit, Tuhan lebih sayang..”

Ada juga dengan kebiasaan dalam menyambut malam lailatul Qadr, yaitu dengan memasang lampu colok.

Sumber : http://www.media-islam.or.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: