Dzikir Ba’da Shalat Fardhu

Fenomena bilangan 165 dalam dzikir ba’da shalat fardhu.
Bilangan 165 ditafsirkan memiliki arti yang khusus. Angka 1 berarti Tuhan, tertuang dalam konsep Ihsan, 6 berarti Rukun Iman, dan 5 merupakan Rukun Islam. Angka 165 itu ternyata juga muncul ketika melaksanakan dzikir di setiap ba’da shalat fardhu. Nabi memerintahkan kita untuk berdzikir dengan mengucapkan Subhanallah sebanyak 33 kali, Alhamdulillah sebanyak 33 kali, dan Allahu Akbar sebanyak 33 kali. Dalam hadits Sahih riwayat Muslim dari Abu Hurairah juga dari Qutaibah, Rasul bersabda “Sukaku kamu kuajarkan suatu amal yang dapat memperoleh pahala orang-orang dahulu serta mendahului orang-orang sesudah kamu dan tidak akan ada orang yang lebih mulia dari kamu melainkan orang yang mengamalkan seperti amalmu”, sabda Rasul “Hendaknya kamu tasbih, takbir, dan tahmid masing-masing 33 kali setiap selesai shalat”. Apabila setiap selesai shalat masing-masing ucapan dzikir itu dilafadhkan sebanyak 33 kali, maka dalam sehari semalam 5 kali shalat fardhu, maka mengucapkan dzikir-dzikir itu masing-masing sebanyak 33 x 5 = 165.
Jadi, ditafsirkan bahwa dzikir-dzikir ba’da shalat merupakan pengokoh Iman, Islam, dan Ihsan kita. Dengan konsisten mengucapkan dzikir-dzikir itu secara ikhlas dan khusyu’, berarti kita menjaga dan memperkuat ke-Islam-an, ke-Iman-an dan sikap ihsan kita. Selian itu, angka 165 juga muncul dalam fenomena 5 bilangan ganjil pertama . dalam hadits disebutkan bahwa Allah menyukai yang ganjil. Apabila kita menjumlahkan 5 bilangan ganjil pertama yang dipangkat 2 maka akan didapatkan hasil yang sebagai berikut:
12 + 32 + 52 + 72 + 92 =
1 + 9 + 25 + 49 + 81 = 165
juga apabila kita perhatikan surat ke-1 dalam al-Qur’an, yaitu al-Fatihah, terjemah ayat ke-5 berbunyi “Hanya pada Engkau-lah kami menyembah dan hanya pada Engkau-lah kami memohon pertolongan”. Tafsirannya, menyembah dan memohon pertolongan tertuang dalam Rukun Islam. Sedangkan ayat ke-6 artinya “Tunjukkanlah kami jalan yang lurus”. Tafsirannya, untuk menempuh jalan yang lurus harus berbekal Rukun Iman.

ariffadholi.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: